Welcome

Gue bersyukur jika isi Blog ini bisa memberikan manfaat buat kwan2 semua ..

Kamis, 07 April 2011

Tugas SoftSkill no. 2 "Teori Organisasi Umum 2 # "



Kasus 1:

Funsi Permintaan suatu barang menggunakan persamaan P = 15 – Q.

dan Funngsi penawaran menggunakan persamaan P = 3 + 0.5 Q.

Kemudian kita mencari Harga keseimbangan dan jumlah Keseimbangan yang tercipta.

Permintaan : P = 15 - Q

Q = 15 - P


Penawaran : P = 3 + 0.5 Q

Q = -6 + 2 p

Keseimbangan : Q d = Q s

15 – P = - 6 + 2P

21 = 3 P

P = 7

Q = 15 - P

= 15 - 7

= 8

Jadi, P = 7 dan Q = 8

Kasus 2:

Permintaan suatu barang ditunjukkan dengan persamaan Q = 60 – 10P

dan penawaran barang ditunjukkan dengan persamaan Q = 5P + 15.

Kemudian kita mencari Harga keseimbangan dan jumlah Keseimbangan yang tercipta.

Permintaan : Q = 60 – 10 P

Penawaran : Q = 5 P + 15

Keseimbangan : Q s = Q d

5 P + 15 = 60 – 10 P

15 P = 45

P = 3

Q = 60 – 10 P

= 60 – 10 (3)

= 30

Jadi, P = 3 dan Q = 30

Teori Permintaan

  1. Permintaan Pasar dan Kurva Permintaan (market demand curve), menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang diminta dari berbagai tingkat harganya.
  2. Hukum Permintaan (law of demand), menyatakan bahwa jika harga naik maka jumlah permintaan turun, ceteris paribus. Atau sebaliknya.
  3. Ceteris paribus, adalah asumsi bahwa faktor-faktor lain/selain harga dianggap konstan.
  4. Permintaan pasar adalah akumulasi dari seluruh permintaan-permintaan individual
  5. Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan suatu barang (x); Harga barang (x), Harga barang lain (y), Selera (T), Pendapatan (I), Ekpektasi (E) dan faktor non ekonomi

Kurva permintaan daging

(ceteris paribus)

Keterangan:

P = Harga

D = Jumlah Permintaan







Teori Penawaran

  1. Penawaran Pasar dan Kurva Penawaran Pasar, adalah keinginan dan kemampuan penjual menawarkan/ memproduksi sejumlah barang pada berbagai tingkat harga.
  2. Hukum Penawaran, hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan terhadap perubahan harga adalah searah, ceteris paribus.
  3. Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran; Biaya produksi, tingkat persaingan, teknologi, ekspektasi pasar dan faktor non ekonomi yang lain.


Kurva Penawaran Daging

(ceteris paribus)

Keterangan:

P = Harga

S = Jumlah penawaran

Teori keseimbangan (ekuilibrium)

  1. Penentuan Harga Pasar, interaksi antara permintaan pasar dan penawaran pasar akan menghasilkan harga (P) dan jumlah (Q) keseimbangan (ekuilibrium) pasar barang tersebut.
  2. Secara grafik, keseimbangan pasar ditunjukkan pada titik perpotongan kurva penawaran dengan kurva permintaan.

Pasar suatu macam dikatakan berada dalam keseimbangan (equilibrium) apabila jumlah barang yang diminta di pasar tersebut sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. Secara matematis dan secara grafis ditunjukkan oleh persamaan Qd = Qs ,yakni pada perpotongan kurva permintaan dengan kurva penawaran. Pada keadaan seimbang akan tercipta harga keseimbangan (equilibrium price) dan jumlah keseimbangan (equilibrium quantity).

Kurva keseimbangan pasar

Keterangan:

P* = Harga keseimbangan

Q*= Jumlah keseimbangan

E = Titik keseimbangan

Tugas SoftSkill no. 1 "Teori Organisasi Umum 2 # "


  • Fungsi Pasar

Pasar dalam pengertian tempat (place) tidak semata-mata secara phisik, negosiasi antara penjual dan pembeli memungkinkan dilakukan transaksi jarak jauh menggunakan telepon, internet sejalan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

5 fungsi utama pasar (menjawab What, How, For Whom);

  1. Pasar menentukan harga barang
  2. Pasar mengorganisasi produksi
  3. Pasar mendistribusikan barang dan jasa
  4. Pasar melakukan penjatahan
  5. Pasar menyediakan barang dan jasa untuk masa datang

  • Jenis - Jenis Usaha Dalam Bidang Ekonomi

a. Agraris

Usaha dalam bidang agraris menggunakan lahan tanah sebagai faktor produksi utama. Misalnya pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Bidang agraris dapat menghasilkan bahan pangan seperti padi, sayur, daging, ikan dan susu. Bidang ini juga dapat menghasilkan bahan baku industri seperti tebu, cokelat kelapa sawit dan kapas.

b. Industri

Usaha bidang industri merupakan jenis usaha yang mengola bahan mentah menjadi bahan jadi, bahan mentah menjadi bahan setengah jadi, dan bahan setengah jadi menjadi bahan jadi.

a) Bahan mentah adalah bahan yang perlu diolah dulu agar dapat memenuhi kebutuhan, misalnya kapas dan kayu gelondongan.

b) Bahan setengah jadi adalah hasil olahan dari bahan mentah tapi masih perlu diolah lagi agar siap digunakan, contoh benag bagi industri tekstil dan tepung bagi industri roti.

c) Bahan jadi adalah hasil akhir proses pengolahan yang sudah siap untuk digunakan, misalnya baju, sepeda dan televisi. Contoh Industri kecil : pengrajin sepatu, mebel, alat-alat rumah tangga, dan tahu tempe. Contoh Industri besar: perusahaan tekstil, mobil, semen dan elektronik.

c. Perdagangan

Usaha dalam bidang perdagangan adalah jenis usaha menjual barang-barang produksi kepada pihak lain tanpa mengola bahan tersebut. Misalnya pedagang beras, bahan bangunan dan makanan.

d. Jasa

Usaha bidang jasa adalah jenis usaha yang tidak menghasilkan benda melainkan memberikan pelayanan kepada pihak lain sesuai kebutuhan. Misalnya guru, dokter dan paramedis.

  • Bentuk bentuk Usaha

A. Perusahaan Perseorangan

Perusahaan yang dibangun atau didirikan oleh seseorangan.

Kebaikannya:

1. Kerahasian perusahaan terjamin.

2. Keputusan cepat diambil.

3. Keuntungan diperolehnya.

4. Lebih mudah memperoleh kredit.

Keburukannya:

1. Segalah resiko ditanggung sendiri.

2. Modal sulit berkembang.

3. Sumber keuangan terbatas.

4. Tanggung jawab pemilknya tadak terbatas.

B. Firma (fa)

Perusahaan yang didirikan oleh dua orang atau lebih yang mengunakan nama bersama untuk perusahaan tersebut.

Kebaikannya:

1. Resiko ditanggung bersama.

2. Jumlah modal relatif lebih besar.

3. Kemajuan perusahaan mudah tercapai.

Keburukanny:

1. Pengambilan keputusan tidak cepat.

2. Akibat kesalahan satu orang resiko harus di tanggung bersama oleh anggota lain.

3. Jika terjadi perselisihan yang tidak terselesaikan akan mengakibat bubarnya firma.

C. Persekutuan komanditer (CV)

Perusahaan yang didirikan oleh beberapa orang yang terdiri dari sekutu aktif dan sekutu pasif.

Sekutu aktif adalah seorang atau kelompok yang mengelolah perusahaan tersebut.

Sekutu pasif adalah seseorang atau kelompok yang tidak mengeolah perusahaan tersebut tetapi hanya meyertakan modalnya dalam persekutuan tersebut.

Kebaikannya:

1. Modal lebih cepat berkembang karena berasal dari banyak sumber.

2. Pengambilan keputusan lebih baik karena dilakukan secara musyawarah atau pertimbangan.

3. Dikelolah secara profesional.

Keburukannya:

1. Persero aktif memiliki tanggung jawab yang terbatas.

2. Mudah terjadi konflik antar pemilik modal.

D. Persero terbatas (PT)

Perusahaan yang didirikan oleh beberapa orang, berbadan hukum, dan modalnya pemiliknya terdiri atas saham- saham.

Keuntungannya:

1. jawab pemengan saham terbatas terhaspa utang-utang perusahaan.

2. Mudah unuk memindahkan hak milik dengan menjual saham kepada orang lain.

3. Dikelolah secara profesional.

Keburukannya:

1. Pendirinya lebih sulit.

2. Ongkos pembentukannya relatif tinggi.

3. Kurangnya rahasia perusahan disebabkan karena segala aktiitas harus dilaporkan kepada pemegang saham, erutama yang menyangkut rahasia perusahaan.

E. Persero Terbatas Negara (Persero)

Merupakan salah satu bentuk Perusahaan milik Negara yang sebelumnya bernama Perusaan Negara (PN).

Ciri- ciri pokok persero:

1. Makna usaha adalah untuk mencari keuntungan.

2. Status hukumnya sebagai hukum perdata berbentuk perseroan terbatas.

3. Hubungan- hubungan usahadiatur menurut hukum perdata.

4. Modal seluruhnya atau sebagian merupakan milik negara dan kekayaan negara yang dipisahkan.

5. Tidak memiliki fasilitas- fasilitas negara.

6. Pmpinan dipegang olh direksi.

7. Karyawannya mempunyai tatus sebagai karyawan perusahaan swasta biasa.

8. Peran pemerintah

F. Perusahaan Daerah (PD)

Perusahaan yang saham sahamnya dimiliki oleh pemeintah daerah dan bertujuan mencari keuntungan yang nantinya dapat dipakai untuk pembangunan daerah.

G. Perusahaan Negara Umum (Perum)

Perum bertujuan untukmencari keuntungan, tetapi tidak mengabaika kesejahteraan masyarakat.

Ciri-ciriya:

1. Sebagian modal berasal dari Negara dan sebagian lagi bekerja sama denagn masyarakat.

2. Bertujuan untuk melayani kepentingn masyarakat dan mencari keuntungan.

3. Status pegawainya adalah pegawai perusahaan yang diatur tersendiri dalam undang -undang.

H. Perusahaan Negara Jawatan (Perjan)

Suatu perusahaan yang mengambil keuntugan tapi dengan cara memakai fasilitas negara tidak terpisah kekayaan perjan dengan negara.

Ciri- cirinya:

1. Seluruh modal berasal dari negara yang sudah dianggarkan dalam APBN.

2. Tujuan melayani kepentingan masyarakat dan tidak mencari keuntungan.

3. Status pegawainya adalah pegawai negeri.

I. Koperasi

Kata koperasi berasal dari bahasa Inggris yaitu co (bersama) dan operating (usaha). Pengertian koperasi sesuai dengan Undang- Undang Koperasi No. 25 Tahun 1992 pasal 1 yang isinya: Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang- seorang atau badan hukum koperasi dengan melaksanakan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan.

Fungsi dan peran koperasi:

1. Membangun dan mengembangakan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untukmeningkatkan kesejahteraan eknimi dan sosialnya.

2. Berperan secara aktif dalam upaya mempertingi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.

3. Memperkokoh perekonomian masyarakat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.

4. Usaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

J. Yayasan

Adalah suatu badan hukum yang mempunyai maksud dan tujuan bersifat sosial, keagamaan dan kemanusiaan, didirikan dengan memperhatikan persyaratan formal yang ditentukan dalam undang- undang. Yayasan diatur dalam undang- undanga no 28 tahun 2004 tentang perubahan atas undang- undang no 10 tahun 2001.

Selasa, 05 April 2011

Tugas SoftSkill 3 "Teori Organisasi Umum 2 # "

“Tabel Pembelian Cabai Pasar Induk”






Harga cabai perkilo adalah 2000 jadi setiap uang yang harus dikeluarkan itu adalah cabai yang diambil /kg dikali dengan harga cabai..
Contohnya kita ingin membeli 3kg cabai,dan harga cabainya 2000/kg jadi uang yang kita kluarkan adalah 6000 …







The Law of diminishing Marginal Utility adalah hukum pertambahan manfaat yang makin menurun. Pada awalnya penambahan konstan suatu barang akan akan memberikan tambahan utilitas yang besar, tetapi makin lama pertambahan itu bukan saja bertambah menurun bahkan bertambah menjadi negative.

Tugas SoftSkill 2 "Teori Organisasi Umum 2 # "

• Permintaan
Grafik permintaan:






* semakin harganya murah maka semakin banyak peminatnya
* semakin harganya mahal maka semakin sedikit peminatnya

• penawaran
Grafik permintaan:






* saat harga/barang lagi maka naik semakin banyak permintaanya.

* Harga/barang turun maka semakin trun juga permintaanya.

______________________________________________________________________________

• Permintaan(Demand)
Ini adalah Grafik dari permintaan cabai di Pasar Induk..
Yang diketahui persamaan permintaan adalah:

Qd=150-2p dengan grafik seperti gambar dibawah ini.






Dengan memperhatikan contoh grafik seperti gambar di atas..maka kita bias mengambil kesimpulan yaitu:

- semakin harganya murah maka peminatnya pun semakin banyak..
- tetapi..jika harganya semakin mahal maka peminatnya pun akan berkurang.
Dan sebagai contoh:
Jika harga cabai 150 rb dan yang berminat untuk membeli cabai di Pasar Induk hanya 2 orang..
tetapi jika harga cabai hanya 2 rb maka yang berminat untuk membeli cabai sekitar 150 orang.

• penawaran(suply)

Ini adalah Grafik dari penawaran harga cabai di Pasar Induk..

Yang diketahui persamaan permint

aan adalah:
Qs=-450+13p dengan grafik seperti gambar dibawah ini







Dengan memperhatikan contoh grafik seperti gambar di atas..maka kita bias mengambil kesimpulan yaitu:
- saat harga/barang lagi maka naik semakin banyak permintaanya.
- Harga/barang turun maka semakin trun juga permintaanya.

Maka untuk mencapai Equilibrum kita gunakan cara Qs = Qd
Qs = Qd

150 – 2p= -450+13p
150+450= 2p+13p
600= 15p
P= =40
Maka kita dapat hasilnya yaitu 40.
Dan jika kita ingin mencari Qd dan Qs ‘a maka masukkan hasil yang tadi k’P’a
Agar kita bisa megetahui hasil dari penawaran dan permintaan maka kita cari Qd dan Qs’a agar tau apakah seimbang atau lebih banyak di penawaran atau gak lebih banyak di Permintaan.
Sekarang kita cari Qd dan Qs’a agar bias mengetahui hasilnya.

Qd = 150-2p Qs = -450+13p
=150-2(40) = -450+13(40)
=150-80 = -450+520
=70 =70

Setelah dicari…dan hasilnya pun seimbang atau sama,yaitu 70.maka kita buat grafik’a seperrti gambar dibawah:

• Grafik Permintaan dan penawaran Cabai di Pasar Induk.







Hasil dari pasar Induk adalah..
Penawaran dan permintaan seimbang
Hasilnya rata.